Rapat Koordinasi dan Evaluasi Hasil Pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

12-06-19 Syafira Dwi Herliana 0 comment

Webp.net-resizeimage (45)

Jakarta, Rabu 12 Juni 2019. Inspektorat Jenderal Kemenristekdikti mengadakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Hasil Pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang bertempat di lantai 3 Gedung D Senayan. Setelah pembukaan, penyampaian materi dilakukan oleh Plt. Inspektorat Jenderal Kemenristekdikti Dr. Yusrial Bachtiar, Ak., M.M., CA dengan topik “Koordinasi dan Evaluasi Hasil Pengawasan Intern Kemenristekdikti”. Topik pembahasan terdiri dari tiga sub topik yaitu kebijakan pengawasan internal, evaluasi hasil pengawasan internal, dan koordinasi pengawasan internal. Bapak Yusrial mengingatkan kembali fungsi dari pengawas internal adalah membuat laporan yang bertujuan menjadi peringatan dini untuk mencegah dan mengarahkan. Reformasi birokrasi, zona integrasi, dan perubahan budaya kerja dapat dicapai dengan meningkatkan kinerja dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Adapun hasil dari Rakernas 2019 yang berkaitan dengan penguatan pengawasan internal memiliki empat rekomendasi. Pertama, pimpinan unit kerja agar mengoptimalkan peran satuan pengawas internal sebagai konsultan dan quality assurance di unit kerja masing-masing. Kedua, pimpinan unit kerja supaya segera melaksanakan tindak lanjut rekomendasi temuan hasil pengawasan internal dan eksternal (BPK RI) serta melaporkan kepada Inspektorat Jenderal. Ketiga, direkomendasikan pula supaya segera melaksanakan updating data wajib lapor LHKPN dan melakukan pelaporan E-LHKPN secara tepat waktu sesuai Permenristekdikti nomor 43 tahun 2015. Adapun rekomendasi terakhir yaitu supaya melaksanakan program reformasi birokrasi dan mencanangkan serta melaksanakan pembangunan zona integritas.

Webp.net-resizeimage (46)

Materi pun dilanjutkan dengan evaluasi hasil pengawasan internal. Bapak Yusrial menyampaikan realisasi anggaran sampai dengan per tanggal 12 Juni 2019. Inspektorat Jenderal merupakan satuan kerja ketiga dengan distribusi realisasi anggararan terbesar yaitu 44,23% dari total anggaran. Pak Yusrial pun menjabarkan tabel capaian triwulan I yang terdiri dari realisasi fisik dan SIMonev dari bagian Tata Usaha Inspektorat I, Tata Usaha Inspektorat II, Tata Usaha Inspektorat III, Perencanaan Program dan Anggaran, Evaluasi dan Pelaporan, Hukum dan Kepegawaian, Rumah Tangga, Keuangan, dan Sistem Informasi Pengawasan. Lalu materi dilanjutkan dengan koordinasi pengawasan internal. Adapun latar belakang perlunya peningkatan koordinasi karena terdapat beberapa keluhan dari Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Pimpinan Satker Kemenristekdikti, serta keluhan dari auditor. Maka perlu adanya peningkatan koordinasi pengawasan internal baik internal, antar Inspektorat, antara Inspektorat dan Sekretariat Itjen, juga dengan pihak eksternal seperti SPI, Biro Keuangan Kemenristekdikti, Biro Perencanaan Kemenristekdikti, dan BPKP. Meningkatnya koordinasi diharapkan mampu untuk meningkatkan kinerja menjadi lebih efektif dan efisien.

Webp.net-resizeimage (47)

Setelah materi dari Plt. Inspektorat Jenderal, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Nafiz Murdika dan Muliyani. Lalu, acara dilanjutkan dengan tausiyah dengan tema “Hubungan Sosial yang Membawa Rahmah” disertai dengan doa bersama. Setelah doa, acara ditutup dengan ramah tamah antar seluruh pegawai Inspektorat Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.