‘Amunisi’ Baru di Inspektorat Jenderal

03-04-18 ilham hanif 0 comment

 

02

Jakarta, 2-3 April 2018. Wajah baru terlihat saat acara pembekalan kepada CPNS dan anggota Satuan Pengawas Internal (SPI) di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasalnya diawal bulan April 2018 ini Inspektorat Jenderal menerima sebanyak 47 orang CPNS dan 77 orang anggota SPI. Kabag Hukum dan Umum Bapak Djaswadin yang menjadi Ketua Panitia acara ini memaparkan teknis acara selama pembekalan. “Jadi nanti akan ada pembagian kelas untuk setiap CPNS, apakah kalian akan ditempatkan di Inspektorat I, II, III atau juga di Sekretariat”, ujar yang akrab disapa Pak Djas. Dengan tema acara “Peningkatan Kapasitas Satuan Pengawas Internal Dalam Rangka Pembekalan Pelaksanaan Tugas Pengawasan” diharapkan dapat memberikan langkah awal yang baru bagi para CPNS dan anggota baru SPI.

Turut hadir Inspektur Jenderal Jamal Wiwoho, Sekretariat Inspektorat Jenderal Yusrial Bachtiar, Inspektur I Mohamad Hardi, Inspektur II Dadit Herdikiagung, dan Inspektur III Yohanes Indrayono. Inspektur Jenderal memberikan paparan pembuka dengan judul “Kebijakan Pengawasan Intern Tahun 2018 di Lingkungan Kemenristekdikti”. Wajah baru yang menjadi ‘Amunisi’ baru di lingkungan Itjen Kemenristekdikti ini diharapkan bisa membantu kinerja para Auditor dalam melaksanakan tugas pengawasan. “Wajah baru dari CPNS dan anggota SPI jaman now ini saya sangat mengharapkan energi yang baru untuk membantu tugas pengawasan”, canda Pak Jamal.

03

Nantinya setiap CPNS ini akan dibagi sesuai kelas dimana kelas A untuk wilayah kerja Inspektorat I, kelas B untuk wilayah kerja Inspektorat II dan kelas C untuk wilayah kerja Inspektorat III. Sekretariat Itjen juga mendapatkan pegawai tambahan dari CPNS ini. Pembagian kelas ini dilakukan untuk diberikan pembekalan kepada para CPNS sebelum mereka memulai tugas sesuai dengan masing-masing Inspektorat. Untuk anggota baru SPI diberikan arahan bahwa mereka harus siap untuk segala tugas pengawasan yang diberikan. Nantinya anggota baru SPI ini akan melakukan audit sehari-hari di lingkungan internal mereka masing-masing, serta melakukan cross-audit sesuai dengan tugas atau arahan yang diberikan.