RAKERNAS RISTEKDIKTI TAHUN 2018

17-01-18 Tri Nugro Susilo 0 comment

5014b397-e958-425c-a3a1-a74f14a7a803

Medan (17/01/18) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi diawal tahun 2018 kembali menggelar acara Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) di lingkungan Kemenristekdikti, RAKERNAS yang diselenggarakan di kota medan pada tanggal 16 sampai dengan 18 Januari 2018 dihadiri oleh + 300 peserta yang terdiri para pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal Kemenristekdikti mulai dari Gubernur Sumatera Utara, Walikota Medan, pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemenristekdikti, Ketua LPNK di bawah koordinasi Kemenristekdikti, Ketua Komisi VII, Ketua Komisi X, Ketua DPD RI, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Koordinator Kopertis, Kepala Balitbang/Deputi Kementerian terkait, Atase Pendidikan dan Kebudayaan, serta institusi terkait lainnya.

Pada RAKERNAS kali ini tema yang diangkat adalah “RISTEKDIKTI di Era Revolusi Industri 4.0” yang berfokus kepada isu strategis, dimana digitalisasi menjadi kunci utama terkait dengan dirupsi yang terjadi diberbagi aspek seperti Perekonomian dan Pendidikan.

36054595-59c2-4c3f-9128-3caaff3e88ff

Selain mengangkat isu digitalisasi di dunia pendidikan tinggi, Kemenristekdikti juga melakukan pembahasan terkait dengan pelaksanaan program, kegiatan & anggaran 2017 dan juga memantapkan program/kegiatan & anggaran 2018 agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar

Pada RAKERNAS ini juga dilakukan pembahasan dibidang pengawasan dan pengendalian Internal di Lingkungan Kemenristekdikti yaitu Penuntasan Zona Integritas, Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) & Memastikan pencapaian Target Reformasi Birokrasi 2018 yang menjadi salah satu program Nasional dalam membantu dalam percepatan pemberantasan korupsi

Dalam sesi paparan Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Jamal Wiwoho menyampaikan informasi – informasi penting terkait dengan rencana aksi reformasi dan birokrasi di lingkungan Kemenristekdikti khususnya di bidang pengawasan dimana terdapat program penting untuk memperkuat pengawasan dilingkungan Kemristekdikti antara lain yaitu :

1. Pembangunan unit kerja untuk memperoleh predikat menuju WBK/WBBM
2. Pelaksanaan pengendalian gratifikasi
3. Pelaksanaan Wistleblowingsystem
4. Pelaksanaan pemantauan benturan kepentingan
5. Pembangunan SPIP
6. Penanganan pengaduan masyarakat

Program pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM dilingkungan Kemenristekdikti menjadi fokus utama Inspektorat Jenderal Kemenristekdikti di tahun 2018 dalam mencapai tujuan nasional percepatan pemberantasan korupsi.

Pada tahun 2018 Kemenristekdikti merencanakan akan menargetkan 60 (enam puluh) unit kerja sebagai zona integritas, WBK dan WBBM dimana hasil yang diharapkan dengan adanya pembangunan zona integritas tersebut dapat terwujud pemerintah yang bersih dan bebas KKN dan terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. (TNS/Itjen)