Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS)

11-08-17 Yanuar Anggara 0 comment

hakteknas 1Makassar, Puncak rangkaian peringatan  Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-22 yang di  kota Makassar  pada tanggal 10 Agustus 2017 berlangsung sangat meriah, terpilihnya kota Makassar sebagai tuan rumah perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional  tidak lepas dari sejarah kota tersebut yang memiliki kontribusi yang sangat besar dalam perkembangan teknologi di Indonesia, dimana bangsa Bugis terkenal paling kuat dalam menguasai bahari sejak dahulu kala sebagaimana tertuang dalam La Galigo yang menjadi Memory of The World (MOW) UNESCO. 

Dengan semangat untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya inovasi di daerah-daerah yang didasarkan potensi sumber daya. Atas pertimbangan tersebut, maka Hakteknas Ke-22 mengusung tema, “Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan” dan  subtema, “Peran SDM dan Inovasi dalam Pembangunan Maritim Indonesia”.  Pemilihan tema ini  adalah dalam upaya mendorong terwujudnya Visi Pembangunan Indonesia sebagai  Poros Maritim dunia yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dan merupakan cita-cita besar terhadap penegakan kedaulatan ekonomi, pertahanan dan keamanan wilayah NKRI.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir mengatakan perayaan Hakteknas di Makassar saat ini merupakan momentum untuk membangkitkan semangat kemaritiman di Tanah Air. Semangat yang sama juga harus tercermin pada kemampuan Sumber Daya Manusia Indonesia yang memiliki kualifikasi dan kompetensi yang handal terutama dalam hal ilmu pengetahuan teknologi dan inovasi.

Selain dihadiri oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi  acara puncak peringatan Hakteknas Ke -22 juga dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) bersama mantan Presiden RI ke-3 B J Habibie dan beberapa jajaran Menteri dari Kabinet Kerja seperti Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan  Puan Maharani dan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan .  Pada kesempatan tersebut Wakil Presiden Yusuf Kalla menyebut ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Tidak mungkin terus memperluas sawah, bisa habis hutan kita, kalau hutan habis, sumber air kita juga habis, jadi solusinya adanya teknologi dan ilmu pengetahuan, untuk meningkatkan jumlah padi, dari hasil riset universitas dan lembaga penelitian, tanpa peran ilmuwan kita akan tertinggal, tergantung pada negara lain dan kita terus mengimpor dari negara lain, jadi kemajuan teknologi kita adalah kemandirian ekonomi bangsa”.

hakteknas

Peringatan Hakteknas diselenggarakan untuk menghargai seluruh komponen bangsa dalam menguasai, memanfaatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi, membangkitkan daya kreasi dan inovasi anak bangsa serta menunjukkan keberhasilan dan prestasi anak bangsa yang membanggakan, di bidang iptek dan inovasi berbasis maritim yang dihasilkan oleh lembaga litbang, perguruan tinggi, dunia usaha/industri dan komunitas atau pegiat Iptek dan inovasi. Untuk itu, riset-riset yang akan dilakukan bertujuan mempercepat hilirisasi dengan memenuhi kebutuhan dunia industri. Fokus riset ke depan akan dibagi ke dalam dua prioritas yaitu Prioritas Riset Nasional dan Prioritas Riset Bidang Fokus. (Yan/Tri)