Semangat Kemerdekaan untuk Indonesia Kerja Bersama

07-08-17 Ranto 0 comment

72 Agustus 2017

72 Tahun bukan waktu yang cukup singkat untuk berkembang, dapat dipahami bahwa pasca kemedekaan sifat Nasionalisme rakyat Indonesia harus dipertahankan dalam rangka mencegah perpecahan sesama rakyat Indonesia yang berdiri dalam Bhineka Tunggal Ika. Nasinonalisme yang begitu kompleks dengan perbedaan. Tanggal 17 Agustus yang ditetapkan sebagai hari kelahiran bangsa Indonesia, menjadi sebuah moment untuk memupuk rasa Nasionalisme generasi muda bangsa Indonesia.

Dengan semangat proklamasi 17 Agustus 1945, menjadikan kita manusia-manusia yang mempunyai moral, mempunyai rasa tanggung jawab membantu yang senang membutuhkan, dapat bergotong royong. Sejak kecil masyarakat Indonesia dididik untuk memiliki kesadaran akan pentingnya menjadi mahluk sosial yang saling hidup berdampingan dan berinteraksi melibatkan individu lainnya.

Dalam Perayaan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia kali ini mengusung tema “Indonesia Kerja Bersama” dan di Inspektorat Jenderal Kemenrisekdikti dalam merayakan hari Kemerdekaan tersebut akan diselenggarakan beberapa kegiatan bersama di antaranya :

  1. Lomba Gerak Jalan, lomba senam, lomba tenis meja, lomba bulu tangkis, lomba karaoke yang dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2017;
  2. Temu keluarga pegawai di Inspektorat Jenderal Kemenristekdikti dan lomba anak-anak pada tanggal 19 Agustus 2017.

 “Gotong Royong” adalah akar dari kebudayaan kita yang merupakan perwujudan harmoni kebersamaan yang telah menjadi perekat sosial yang paling efektif tanpa memandang ras, suku dan agama untuk mencapai tujuan yang luhur. Kebersamaan menjadi tema yang diangkat sebagai semangat pada perayaan 72 tahun Indonesia kali ini.

Pendekatan tersebut menjadi esensi sekaligus ajakan kepada segenap masyarakat Indonesia untuk merangkul dan mengedepankan asas kebersamaan. Melalui semboyan ini pula masyarakat diingatkan untuk kembali bersama-sama bersatu dalam perbedaan dan melanjutkan perjuangan untuk menjadi bangsa yang terhormat, bangsa Indonesia. (Rnt/Itjen)