RAPAT KOORDINASI KOMITMEN TINDAK LANJUT LHP BPK-RI ATAS LAPORAN KEUANGAN KEMENRISTEKDIKTI TA 2016

20-07-17 Ranto 0 comment

LHBK 2

Jakarta (20/07/2017) Berdasarkan Hasil Audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan tinggi Tahun Anggaran 2016, Laporan Keuangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan tinggi berhasil mendapatkan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), hasil tersebut tidak lepas dari usaha seluruh pihak yang terkait antara lain Para pejabat jajaran Eselon I, Rektor, para Direktur dan para Koordinator Perguruan Tinggi Swasta hasil WTP yang diperoleh tersebut menunjukan ada semangat untuk maju bersama  yang didedikasikan untuk Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Opini WTP  atas laporan Keuangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Tahun 2016 berhasil diperoleh dengan upaya yang tidak mudah, berbagai cara terkait dengan kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan perundang undangan sudah dilakukan dengan baik untuk mendapatkan kualitas pelaporan keuangan yang handal, akuntabel dan dapat dipertanggung jawabkan.

LHKP BPK

Opini WTP yang berhasil diperoleh oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi bukan merupakan ukuran bahwa tidak ada masalah dan pekerjaan sudah selesai, pihak Kemenristekdikti wajib untuk menindaklanjuti  rekomendasi BPK RI dalam LHP atas LK 2016 yang telah dibuat oleh BPK RI paling lama yaitu enam puluh hari kerja sejak LHP diterima oleh pihak Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Jika selama 60 (enam puluh) hari tersebut BPK belum mendapatkan hasil tindak lanjut atas LHP BPK RI terhadap Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi maka hasil temuan BPK RI akan di terukan ke Aparat Penegak Hukum untuk diproses lebih lanjut.

Oleh karena itu sangat penting bagi jajaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk berkomitmen penuh dalam menindaklanjuti dengan segera rekomendasi BPK RI dalam LHP atas LK 2016 sehingga pada proses pembuatan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2017 masalah yang dihadapi oleh Kementerian Riset , Teknologi dan Pendidikan Tinggi menjadi lebih ringan. (TriNS/Itjen).