Rapat Koordinasi Pengawasan Itjen 2017

20-01-17 Ranto 0 comment

IMG-20170120-WA0015

Dalam rangka meningkatkan koordinasi pelaksanaan program pengawasan di tahun 2017 serta untuk mensinergikan program pengawasan, Inspektorat Jenderal Kemenristekdikti kembali melangsungkan acara Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) 2017. Acara berlangsung pada tanggal 18-21 Januari 2017 di Jayakarta Hotel-Lombok, diikuti oleh ± 102 peserta pegawai di Inspektorat Jenderal Kemenristekdikti dan juga ikuti oleh tenaga satuan pengamanan, cleaning service, pramubakti dan driver.

Acara secara resmi dibuka oleh Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H. M.Hum pada Rabu malam 18/1/2017 dan dilanjutkan dengan paparan Kebijakan Pengawasan Inspektorat Jenderal 2017. Dalam kegiatan kali ini penyaji materi adalah semua pejabat eselon II di Inspektorat Jenderal Kemenristekdikti di antaranya Bapak Yusrial Bahctiar (Sekretaris Inspektur Jenderal), Bapak Moch. Hardi (Inspektur I) Bapak Dadit Herdikiagung (Inspektur II) dan Bapak Yohanes Indrayono (Inspektur III) yang memaparkan terkait PKPT dari masing-masing Inspektur.

Kegiatan Rakorwas kali ini terbagi dalam 2 (dua) kelas yakni kelas A yang diikuti oleh seluruh pegawai ASN dan tenaga P3K serta kelas B dikuti oleh tenaga satuan pengamanan, cleaning service, pramubakti dan driver. Penyaji di kelas B ini adalah para Kepala Bagian di Inspekorat Jenderal (Bapak Suyatno,  Bapak Djaswadin dan Bapak Satria EL Karimun) terkait materi etika, disiplin dan pelayanan prima.

Seluruh rangkaian kegiatan Rakorwas di akhiri dengan outbond di Gili Trawangan yang di ikuti oleh seluruh peserta. Tujuan utama (specific objectives) kegiatan pelatihan ini adalah melatih para peserta untuk mampu menyesuaikan diri (adaptasi) dengan perubahan yang ada dengan membentuk sikap professionalisme para peserta yang didasarkan pada perubahan dan perkembangan karakter, komitmen serta kinerja yang diharapkan akan semakin lebih baik. Sikap dan perilaku professionalisme seperti ini meliputi :

Terbentuknya suatu komitmen (commitment) yang utuh dari setiap peserta melalui 4C, yaitu :

  1. peningkatan kompetensi (competency), pembentukan kosepsi (conception) pemikiran yang komprehensif, terjadinya hubungan (connection) yang semakin erat diantara para bawahan dan atasan, sertmunculnya keyakinan akan kepercayaan diri (confidence) akan kemampuan masing-masing pesera yang akan berpengaruh dalam membangun rasa memiliki (the owners) dan bukan sekedar menjadi karyawan. Perubahan ini akan terlihat dari bertumbuh kembangnya rasa tanggung-jawab dalam melakukan tugas di unit kerjanya masing-masing. Pola perilaku yang berkarakter dalam melakukan tugas-tugas kehidupan, berdisiplin, bertanggung jawab, berorientasi ke masa depan, mengutamakan tugas pengabdian, memiliki sikap, etika dan etos kerja yang tinggi.
  2. Meningkatkan semangat kerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing, serta meningkatkan keberanian peserta dalam mengambil setiap resiko (risk taking) dari setiap tantangan yang dihadapi.
  3. Team building yang solid yang didasarkan pada saling pengertian, kerja sama, koordinasi, menghargai perbedaan, sikap mengutamakan tugas daripada kepentingan pribadi. Dan meyakini bahwa keberhasilan merupakan buah dari kerjasama dan kebersamaan. Semoga itjen semakin Berjaya (Rnt/Itjen)